Role Play: "Jejak Pahlawan dan Ulama Nusantara"
Setting:
Permainan berlangsung di masa
kolonial Hindia Belanda, ketika perjuangan dalam pendidikan, dakwah, dan
ekonomi sedang giat dilakukan. Setiap peserta memainkan salah satu tokoh dengan
misi tertentu.
Tokoh
dan Peran:
- Abdur Rauf Singkel (Ulama Sufi dan Penyebar Islam)
- Latar:
Ulama dari Aceh yang memperkenalkan konsep tasawuf di Nusantara.
- Peran:
Mengajarkan akhlak mulia dan membangun pemahaman Islam yang selaras
dengan tradisi lokal.
- Misi:
Membantu kelompok masyarakat memahami pentingnya keselarasan antara
syariat dan spiritualitas untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah.
- KH. Zainal Musthafa (Pahlawan dan Ulama Perlawanan)
- Latar:
Seorang ulama dari Tasikmalaya yang memimpin perlawanan bersenjata
melawan penjajah.
- Peran:
Membangkitkan semangat jihad fisabilillah untuk melawan penindasan
kolonial.
- Misi:
Mengorganisir santri dan rakyat setempat untuk bersiap menghadapi
serangan penjajah.
- KH. Ahmad Dahlan (Pendiri Muhammadiyah)
- Latar:
Ulama reformis dari Yogyakarta yang menekankan pentingnya pendidikan dan
amal usaha.
- Peran:
Memodernisasi pendidikan Islam dan menyadarkan masyarakat tentang
pentingnya kesehatan dan kesejahteraan.
- Misi:
Mendirikan sekolah atau klinik pertama di kota, mengajak peserta lain
untuk mendukung pembaruan.
- KH. Hasyim Asy’ari (Pendiri Nahdlatul Ulama)
- Latar:
Ulama besar dari Jombang yang menekankan pentingnya tradisi pesantren dan
perjuangan melawan penjajah.
- Peran:
Menguatkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah dalam masyarakat dan
memberikan fatwa jihad melawan penjajah.
- Misi:
Mengorganisir konferensi ulama untuk menyatukan strategi perjuangan dan
menyebarkan semangat perlawanan.
- H. Samanhudi (Pendiri Sarekat Dagang Islam - SDI)
- Latar:
Seorang pedagang dari Solo yang mendirikan organisasi untuk melindungi
pedagang pribumi.
- Peran:
Memperjuangkan ekonomi rakyat dan membangun kemandirian umat Islam.
- Misi:
Menyatukan pedagang lokal untuk bersaing dengan pengusaha asing dan
mendanai kegiatan perlawanan.
Tahapan
Permainan:
- Pengaturan Kelompok:
- Setiap pemain memilih atau diundi untuk memerankan
salah satu tokoh.
- Pemain diberikan kartu misi sesuai dengan peran tokoh.
- Misi Individu dan Kolaborasi:
- Setiap tokoh memiliki misi individu tetapi harus
bekerja sama dengan tokoh lain untuk mencapai tujuan bersama.
- Contoh kolaborasi:
- KH. Ahmad Dahlan bekerja sama
dengan H. Samanhudi untuk mendirikan lembaga pendidikan dan amal usaha.
- KH. Hasyim Asy'ari
berkolaborasi dengan KH. Zainal Musthafa untuk menyusun strategi melawan
penjajah.
- Simulasi Kejadian Nyata:
- Pemain menghadapi konflik seperti serangan kolonial,
tantangan ekonomi, atau penyebaran ajaran sesat.
- Pemain harus berdiskusi dan mengambil keputusan
bersama sesuai dengan karakteristik tokoh mereka.
- Kesimpulan:
- Semua pemain mempresentasikan bagaimana mereka
menyelesaikan misi masing-masing dan bagaimana kolaborasi antartokoh
membantu mencapai tujuan bersama.
Tujuan
Edukasi:
- Memahami peran ulama dan tokoh Islam dalam sejarah
Nusantara.
- Mengasah kemampuan kerja sama dan komunikasi.
- Menghidupkan kembali semangat perjuangan Islam melalui
pendidikan, ekonomi, dan perlawanan.
Komentar
Posting Komentar